Jumat, 06 Juli 2012

puisi cinta

Puisi Cinta. Memang banyak sekali cara untuk menguturakan rasa cinta kita kepada seseorang, contoh saja bisa dengan syair lagu atau masih banyak yang lainnya. Tetapi saya disini akan menyajikan Puisi Cinta kepada anda semua yang sedang mencari Kumpulan Puisi Cinta Terbaru. Mungkin sebelum anda melihat kumpulan puisi dibawah ini ada baiknya untuk melihat postingan sebelumnya yang mengenai Kata Kata Bijak mungkin saja anda juga membutuhkan Kata kata tersebut. Kalau sudah melihat Kata Bijak tadi langsung saja anda lihat puisi cinta berikut ini daripada anda terus penasaran bagaimana puisi yang akan disajikan. langsung saja anda lihat puisnya dibawah ini. Moodness Of the Night.... Denting denting yang berbunyi dari dinding kamarku sadarkan diriku dari lamunan panjang tak terasa malam kini semakin larut ku masih terjaga sayang kau di mana aku ingin bersama aku butuh semua untuk tepiskan rindu mungkinkah kau di sana merasa yang sama seperti diriku di malam ini rintik gerimis mengundang kekasih di malam Aku Adalah Puisi biduk di langit masih kering tertawa melihat aku yang tetap bercumbu dengan khayal menari kata dalam balutan puisi membingkaikan rasa dalam bait puisi adalah aku aku bercinta dengan kata dan merangkai menjadi satu kenangan indah dekapan kalimat panjang membuai mesra diriku kutemukan ada detak lemah setia Inginku Milikku Dirimu.. Terlalu lama ku pendam Semua rasa ini padamu Kini ku sudah tak tahan Ku ingin kau tau semua.. Aku lebih dulu mencintaimu Aku lebih dulu mengenalmu Bukannya dia.. Cinta itu harus diungkapkan Cinta itu harus memiliki Tak kan kulepaskan dirimu Memang tinggi egoku Namun.. ingin ku miliki dirimu.. Demi cinta yang t`lah lama ku pendam Demi mengganti semua pengorbanan Yang t'lah ku lakukan untukmu Kau harus jadi milikku.. Madah Cinta Satu Harapan Wahai….sayang ku! Adakah engkau mendengar suara ku ini? Adakah engkau mendengar keluhan hati ku ini? Adakah englau mendengar jeritan jiwaku ini...? Sedangkan engkau jauh dari ku… Jauh dirantauan orang…! Wahai….manis ku! Apa yang harus ku katakkan pada mu? Ketika engkau tiada disisi ku Seribu kerinduan telah membakar diri ku Seribu penyesalan telah melanda diri ku Seribu kenangan menyerang diri ku..! Tanpa mu Siapalah aku..! Wahai…sayang ku! Tahukah engkau… Betapa diriku ini Sentiasa gelisah menanti kepulangan mu Betapa diriku ini Sentiasa terbayang senyuman manis mu Betapa hatiku ini Merasa kekosongan tanpa kehadiran mu Betapa diriku ini Merayu mengharap kepulangan mu! Wahai ….sayang ku! Maafkan daku… Wahai…sayang ku! Kembalilah kepada ku..! Dialog Jangan katakan bahwa cintaku Sebentuk cincin atau gelang Cintaku ialah pengepungan benteng lawan Ialah orang-orang nekat dan pemberani Sambil menyelidik mencari-cari, mereka menuju mati. Jangan katakan bahwa cintaku Ialah bulan, Cintaku bunga api bersemburan. ('Ali Ahmad Sa'id-Anonis) Nyanyian Sukma Di dasar relung jiwaku Bergema nyanyian tanpa kata; sebuah laguyang bernafas di dalam benih hatiku, Yang tiada dicairkan oleh tinta di atas lembar kulit ; ia meneguk rasa kasihku dalam jubah yg nipis kainnya, dan mengalirkan sayang, Namun bukan menyentuh bibirku. Betapa dapat aku mendesahkannya? Aku bimbang dia mungkin berbaur dengan kerajaan fana Kepada siapa aku akan menyanyikannya? Dia tersimpan dalam relung sukmaku Kerna aku risau, dia akan terhempas Di telinga pendengaran yang keras. Pabila kutatap penglihatan batinku Nampak di dalamnya bayangan dari bayangannya, Dan pabila kusentuh hujung jemariku Terasa getaran kehadirannya. Perilaku tanganku saksi bisu kehadirannya, Bagai danau tenang yang memantulkan cahaya bintang-bintang bergemerlapan. Air mataku menandai sendu Bagai titik-titik embun syahdu Yang membongkarkan rahsia mawar layu. Lagu itu digubah oleh renungan, Dan dikumandangkan oleh kesunyian, Dan disingkiri oleh kebisingan,Dan dilipat oleh kebenaran, Dan diulang-ulang oleh mimpi dan bayangan, Dan difahami oleh cinta, Dan disembunyikan oleh kesedaran siang Dan dinyanyikan oleh sukma malam. Lagu itu lagu kasih-sayang, Gerangan ‘Cain’ atau ‘Esau’ manakahYang mampu membawakannya berkumandang? Nyanyian itu lebih semerbak wangi daripada melati: Suara manakah yang dapat menangkapnya? Kidung itu tersembunyi bagai rahsia perawan suci, Getar nada mana yang mampu menggoyahnya? Siapa berani menyatukan debur ombak samudra dengan kicau bening burung malam? Siapa yang berani membandingkan deru alam, Dengan desah bayi yang nyenyak di buaian? Siapa berani memecah sunyi Dan lantang menuturkan bisikan sanubari Yang hanya terungkap oleh hati? Insan mana yang berani melagukan kidung suci Tuhan? (Dari Kahlil Gibran – "Dam'ah Wa Ibtisamah" - Setetes Air Mata Seulas Senyuman) Cinta yang Tak Pasti mungkin aku terlalu bodoh untuk mengerti mungkin aku tak sengaja jg menyakiti andai aku tau isi hatimu andai kesempatan itu datang lagi padaku sekarang mustahil bagiku bahkan menyentuh bayangmu, aku tak mampu sekarang aku terpuruk dalam jurang sesalku dan cinta ni jadi sesak dalam dadaku aku tau cinta ini sudah tak laku tapi biarkan cinta ini aku miliki biarkan cinta ni menjadi bebanku aku tak peduli meski menghambat jalanku aku tau mencintaimu adalah tak pasti (Agus Eko Ariwibowo) Cinta Itu Ikhlas cinta bagaikan air laut yang mengisi sebagian isi bumi… memberi banyak kehidupan.. membuat orang ingin tahu.. dan tiap orang pasti mengalami cinta.. cinta itu keikhlasan.. cinta itu kemauan.. cinta itu saling mengerti.. cinta itu indah jika kita bisa menempatkannya pada tempat terbaik dalam hati..jadikan cinta itu indah dihatimu.. karena cinta bisa seindah yang kau mau “Edi aku mencintaimu” Dalam segala kurang dan lebihmu Dalam pintaku pada-NYA terselip namamu yang selalu kurindu I Lup U (Nurbaya – gendut_nurbaya@yahoo.com) Sampai disini dulu Puisi Cinta dari saya yang dikutip dari beberapa sumber, jika nanti ada puisi terbaru saya pasti akan masukan kedalam postingan ini. Mungkin anda mempunyai puisi dan ingin diterbitkan di blog ini anda bisa mengirimkan puisi anda ke email penchenk@gmail.com, dan puisi anda bisa dibaca banyak orang melalui blog ini bagaimana menurut anda. Daripada disimpan di diary dan cuman dibuat baca-baca sendiri mendingan dishare dan bisa dinikmati banyak orang Puisi Cinta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar